Peringatan Isra Mi’raj Pada Pengadilan Agama Soasio

Tidore – Selasa (01/03/2022) | Pengadilan Agama Soasio (PA Soasio) melaksanakan kegiatan peringatan Isra Miraj tahun 1443 H. Kegiatan ini pada dasarnya diselenggarakan atas dasar inisiasi dari Ketua Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Mushola Al-Mizan, Bapak Hasanuddin, S.Sy. Ketua DKM menganggap acara ini sangatlah penting untuk diselenggarakan, mengingat fungsinya yang sangat luar biasa bagi warga PA Soasio. Dimana seluruh warga PA Soasio dapat mengambil banyak hikmah dari adanya peristiwa Isra Mi’raj dan juga sebagai sarana silaturakhim berkumpulnya seluruh warga PA Soasio. Adapun pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj ini mengambil tema, “Menyongsong Pengadilan Agama Soasio yang Profesional, Akuntabel, Smart dan Santun”.

Kegiatan dimulai pada Pukul 14.00 WIT dengan dihadiri oleh seluruh pegawai PA Soasio dan dipandu secara langsung oleh Ibu Mariani Saimima, S.H. selaku master of ceremony. Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Hakim PA Soasio yang sekaligus menjabat sebagai Ketua DKM Mushola Al-Mizan, Bapak Hasanuddin, S.Sy. Dalam kesempatan tersebut Ketua DKM membacakan surat Al-Isra ayat 1 sesuai dengan apa yang digambarkan dalam Al-quran mengenai kebenaran peristiwa Isra Mi’raj. Kegiatan Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Sekretaris PA Soasio, Bapak Ayatullah Khomeini, S.H. Dalam sambutannya Sekretaris PA Soasio mengapresiasi seluruh panitia pelaksanaan kegiatan peringatan Isra Mi’raj mengingat acara ini baru ada inisiasi pada malam hari sebelum terselenggaranya kegiatan ini. Meskipun persiapan pelaksanaannya secara dadakan kegiatan tetap berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan dalam kelancaran penyelenggaraan kegiatan.

Kegiatan selanjutnya kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Mauidhoh Hasanah oleh Ketua PA Soasio, Bapak Dacep Burhanudin, S.Ag., M.H.I. Dalam penyampaiannya Ketua PA Soasio menjelaskan makna Isra Miraj’ yang tersusun dari kata Isra yang berarti perjalanan dan Mi’raj yang berarti naik. Dua istilah tersebut dapat menjelaskan bahwasannya Isra Mi’raj dapat diartikan sebagai peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari masjidil haram ke masjidil aqsa dan peristiwa naiknya Nabi Muhammad ke sidratul muntaha. Secara lebih lanjut Ketua PA Soasio menjelaskan dari adanya dua peristiwa tersebut melahirkan sebuah perintah untuk melaksanakan sholat 5 waktu dari yang semula berjumlah 50 kali dalam sehari. Keringanan yang telah diberikan oleh Allah SWT ini kemudian oleh Ketua PA Soasio melihat pelaksanaan sholat berjamaah yang ada pada Mushola Al-mizan yang masih sepi peminat dan hanya dilaksanakan oleh orang yang sama. Padahal sebelum mushola terbangun banyak pegawai yang rajin untuk melaksanakan sholat berjamaah. Dengan adanya momentum peringatan Isra Mi’raj ini kemudian Ketua PA Soasio mengajak seluruh pegawai PA Soasio untuk merenungi peristiwa Isra Mi’raj ini kedalam hati dan mengajak seluruh pegawai PA Soasio untuk dapat kembali meramaikan Mushola Al-mizan.

Lebih lanjut dalam Mauidhoh Hasanah, Ketua PA Soasio menyampaikan fungsi sholat yang luar biasa sesuai dengan tema peringatan Isra Mi’raj. Bagaimana sholat dapat mendorong setiap pegawai PA Soasio menjadi pegawai yang Profesional, Akuntabel, Smart dan Santun. Pertama Sholat mengajarkan seseorang harus profesional dengan harus tahu bagaimana cara melaksanakan sholat. Hal tersebut sesuai dengan pelaksanaan tugas dari setiap pegawai dimana setiap pegawai harus mengetahui bagaimana melaksanakan tugas yang diberikan. Kedua sholat mengajarkan menjadi pribadi yang akuntabel dengan mengajarkan akan adanya pertanggungjawaban di akhirat. Bagaimana seseorang dapat melaksanakan sholat dalam sehari. Tentu hal tersebut akan menjadi catatan seseorang akan adanya pertanggungjawaban di akhirat nantinya. ketiga sholat mengajarkan kita menjadi menjadi pribadi yang smart. Sholat mengajarkan kita harus mengingat jumlah rakaat tiap sholat, bacaan sholat dan hal yang harus diketahui. Dorongan ini membuat kita semua menjadi kita mudah untuk memahami hal-hal lainnya dengan otak kita terbiasa akan menghafal. Keempat sholat dapat mengajarkan kita menjadi pribadi yang santun. Dengan sholat mengajarkan untuk tidak tergesa-gesa yang membuat seseorang lebih tenang dan berpengaruh ke kepribadian seseorang menjadi santun. Terakhir hal yang disampaikan dalam Mauidhoh Hasanahnya, Ketua PA Soasio menyampaikan sebuah kalimat yang dikutip dari perkataan Gus Baha. Kalimat tersebut berbunyi, “Kenangan hidup paling indah di dunia yaitu saat kita bisa SUJUD di banyak tempat”. Dengan kata lain Ketua PA Soasio kembali mengajak seluruh pegawai PA Soasio untuk dapat membuat kenangan bersujud kepada Allah SWT di Mushola tercinta Mushola Al-mizan. Setelah penyampaian Mauidhoh Hasanah oleh Ketua PA Soasio kegiatan kemudian ditutup dengan berfoto bersama dan dilanjutkan dengan makan siang yang telah disediakan oleh panitia. (MM)



.png)




